Kamis, 13 Januari 2011

Artikel Etika Profesi

" Cara Wanita Mengatasi Stress "


Ada beberapa rahasia yang di miliki seorang wanita untuk mengatasi stress. Pada umumnya wanita seringkali mengalami tingkat stress yang berlebihan, namun jika wanita mengetahui rahasi untuk mengatasi kecenderungan stress itu dapat di atasi dengan beberapa rahasia berikut:
Apa yach rahasianya??

Menetapkan prioritas, mengorganisir, dan membuat daftar rencana
Mementingkan hal-hal yang lebih penting, memprioritaskan yang lebih utama.
hidup terkontrol adalah bagian paling penting dalam manajemen stress
Tetapkan prioritas yang harus dikerjakan daripada mengerjakan semua hal begitu saja, yang belum tentu jelas manfaatnya untuk jangka panjang.

Bagaimana caranya memperoleh perasaan ‘semuanya telah terkontrol’?
Sternberg mengusulkan untuk membuat daftar rencana : “sangat baik memecah masalah apapun menjadi masalah yang lebih kecil dan lebih mudah dipecahkan, sehingga tidak terlalu membebani kita. Membuat daftar rencana, lalu memberi tanda check list pada yang telah dikerjakan, dapat memberi rasa percaya diri karena berarti kita telah bertindak”

Anda merasa terlalu “tidak rapi” ?? Mulailah dengan cara yang mudah : tulis sesuatu yang telah Anda kerjakan, lalu coret atau contreng!!

Bila masalah terlalu berat, curhatlah pada teman
Tubuh Wanita dan pria memiliki respon berbeda terhadap kondisi gawat, demikian penelitian Universitas California mengungkapkan. Karena perbedaan hormon, pria cenderung bersikap “tabrak atau lari” dalam menghadapi masalah, sementara wanita cenderung mengatasi stress dengan mencari lawan bicara atau teman untuk mendengarkan. Jadi, bersosialisasilah.

Bekerja dengan optimis
Percayalah atau tidak, pikiran menarik kejadian-kejadian dalam hidup kita (remember “The Secret” J). Berpikir negatif dan cemas berlebihan hanya membuahkan kejadian menakutkan yang kita pikirkan. Kalau kita punya bawaan negatif thinking, coba belokkan pikiran jelek itu menjadi positif. Misalnya seperti ini :

“Tidak cukup waktu untuk mengerjakan semuanya hari ini”

Diubah menjadi : “semua yang aku perlukan akan datang dan hanya menunggu waktu saja”

“Semuanya berubah terlalu cepat, sulit aku ikuti”

Diubah menjadi : “saya fleksibel, dan perubahan cepat memberi saya banyak inspirasi dan energi”

“Aku takut semua akan berjalan di luar kendali”

Diubah menjadi : “yang cepat itu memudahkan, dan aku siap untuk cepat tumbuh!”

Tidak Menunda-Nunda
Tentu saja, karena menunda-nunda berarti Read the rest of this entry

Artikel Etika Profesi

" Arti Sebuah Persahabatan "


Cinta dan persahabatan adalah jalinan kasih yang indah untuk dilupakan... terkadang kita dapat merasakan sakit yang teramat sangat ketika kita berfikir untuk seorang sahabat...I've been throught this moment...


Ternyata benar kata orang-orang mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yg mementingkan diri sendiri..Tapi kala ego itu muncul, kadang kita dengan mudahnya bisa melupakan arti sejati dari persaabatan..Sering pula kita harus menelan pil pahit demi kebahagiaan seorang sahabat..

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang sangat melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur,disakiti, diperhatikan, dikecewakan, didengar, diabaikan, dibantu, ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian..

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Rabu, 12 Januari 2011

Artikel Etika Profesi

Bisnis dan keluarga bukanlah hal yang tidak bisa disatukan. Banyak usaha yang dimulai dari hobi keluarga kemudian berkembang menjadi perusahaan keluarga. Bahkan tidak sedikit perusahaan keluarga yang tumbuh berkembang dan menjadi perusahaan besar di Indonesia. Namun tidak sedikit juga bisnis keluarga yang tidak berkembang bahkan mati.

Grant Thornton Indonesia meneliti 250 perusahaan keluarga di Indonesia. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa sebagian besar perusahaan keluarga bergerak di bidang perdagangan besar dan eceran (36%). Kemudian disusul manufaktur dan distribusi (24%), jasa profesional (14%), dua jenis bidang usaha (13%), pertanian dan perikanan (4%), kontruksi (3%) keuangan dan real estate serta transportasi (2%), hotel dan hiburan serta jasa perusahaan (1%).

Dilihat dari omzetnya, bisnis dan perusahaan keluarga sebagian besar memiliki omzet kurang dari Rp 500 juta pertahun. SEbanyak 37% perusahaan kelarga mengelola omzet kurang dari Rp 100 juta dan Rp 100-499 juta sebanyak 13% beromzet sebesar Rp 1 – 9,9 miliar, yang mengelola omzet Rp 500 – 999 juta sebanyak 8%, mengelola omzet sebesar 10-99,9 miliar sebanyak 3% dan sebanyak 2% mengelola omzet lebih dari Rp 100 miliar.

Hal yang menarik adalah pada penelitian ini juga ditemukan sebagian besar (78%) bisnis dan perusahaan keluarga Indonesia sebanyak dipegang oleh pendiri. Sementara generasi kedua dan ketiga hanya 5% dan 2% saja. Sisanya (17%) dipegang oleh bukan anggota keluarga. Menurut Erwin Ariadharma Manager Corporate Consulting & Government Advisory Grant Thornton Indonesia, kondisi demikian menunjukkan selain perusahaan keluarga Indonesia umumnya masih muda juga sangat rentan akan perubahan. Mereka (para pendiri) umumnya belum memiliki pengalaman ketika memulai bisnisnya.

Meski demikian, perusahaan keluarga di Indonesia telah menunjukkan gejala membaik. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya anggota keluarga yang mempunyai pengalaman kerja terlibat dalam perusahaan. Dari penelitian itu disebutkan bahwa sebagian besar mereka yagn bergabung degnan perusahaan keluarga telah bekerja di tempat lain (57%).

Namun sayangnya, tambah Erwin, mereka kurang didukung oleh pendidikan. Hal ini terlihat dari masih banyaknya mereka yang hanya lulusan sekolah menengah (30%) sedangkan yang lulusan universitas dan telah mengikuti jenjang training profesional masing-masing hanya 12% dan 1%. “Padahal untuk dapat berkembang dengan baik dua hal ini penting (berpengalaman dan berpendidikan),” sambung Erwin.

Mereka lebih senang membiarkan anaknya sekolah sesuai keinginannya. Hanya 24% saja yang mengkaitkan sekolah anaknya dengan kebutuhan perusahaan. Sedikit saja yang menyetujui manajemen dan anak-anak pemilik harus mendapatkan saham dengan bagian yang sama. Ini sedikit berbeda dengan tren di negara maju. Di dunia, sebanyak 27% perusahaan menghendaki anaknya mengambil jenjang pendidikan sesuai dengan kebutuhan perusahaan sedangkan di Jepang lebih besar lagi (30%).

Perusahaan keluarga di Indonesia juga menghadapi masalah regenerasi. Pemilik perusahaan yang menghendaki anaknya meneruskan usahanya dan yang tidak berjumlah sama. Mereka yang menghendaki anaknya meneruskan usahanya lebih dikarenakan keinginan anaknya sendiri.

Sebanyak 39% perusahaan menyatakan bahwa anaknya akan dijadikan generasi penerus di perusahaan keluarga, sebesar 27% akan memberikan kepada anaknya, jika anaknya memang meginginkan sedangkan 34% tidak menghendaki anaknya meneruskan usaha mereka. Mereka juga merasa penting untuk membuat anak mereka tertarik dengan produk dan pasar perusahaan (54%).

Menurut penelitian tersebut, hal yang paling dikhawatirkan oleh perusahaan keluarga di Indonesia adalah mengenai pengembangan bisnisnya. Sebagian besar (90%) pemilik perusahaan keluarga selalu bertanya apakah dirinya benar-benar perlu mengembangkan bisnisnya. Pertanyaan ini mengindikasikan bahwa orientasi bisnis dan perusahaan keluarga di Indonesia masih jangka pendek sifatnya. Mereka masih konvesional dalam mengelola bisnisnya dan belum berfikir pengembangan. Erwin mencontohkan sikap para pemilik perusahaan terhadap kredit bank. Sebagian besar dari mereka lebih memilih tidak mengembangkan perusahaanya ketimbang harus berurusan dengan bank.

Hal ini disebabkan selain karena tidak memiliki rasa percaya diri juga karena mekanisme bank yang terlalu membebaninya. Misalkan saja masalah jaminan yang jumlahnya bisa lebih besar dari pinjamannya. Padahal jika jaminan itu distia mereka tidak mempunyai apa-apa lagi. “karena itu perlu pendekatan yang lebih efektif agar dapat mendorong mereka lebih maju,” sambungnya.



Sumber : http://ybisnis.com/kewirausahaan/potret-bisnis-dan-perusahaan-keluarga-indonesia/









Artikel Etika Profesi

Strategi Meraih Kemenangan


Apakah Anda selalu menganggap diri sendiri sebagai seorang pecundang ? Cara mengatasinya, belajarlah menjadi pemenang seperti impian Anda. Jika Anda punya kekuatan untuk menang, Anda dapat mencapai karir dan mimpi-mimpi Anda selama ini. Berikut tipsnya :

a. Kekuatan untuk menang berasal dari pikiran Anda sendiri

Teddy Roosevelt, mantan presiden AS, berujar, “Seluruh sumber daya yang kita perlukan ada dipikiran.” Anda telah memiliki segala yang diperlukan untuk jadi seorang pemenang.

b. Yakinlah pada diri Anda

Tanpa kegagalan, Anda harus yakin bahwa Anda dapat mencapai tujuan dalam hidup ini. Jika tak yakin memilikinya, maka Anda tidak akan mencapainya.

c. Ketahuilah sesuatu yang membuat Anda bahagia

Jika Anda adalah orang yang senang berada di tengah orang banyak sementara Anda bekerja di sebuah gudang penyimpanan, silahkan Anda memikirkan kembali pilihan karir Anda.

d. Evaluasi talenta Anda dengan jujur

Jika Anda tidak tahu kekuatan dan hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan, Anda mungkin saja salah menilai pekerjaan yang tepat untuk Anda. Mungkin saja Anda yakin memiliki kemampuan untuk melayani konsumen dengan baik, tapi bos dan mitra kerja menilai Anda butuh berlatih lagi.

e. Jangan biarkan latar belakang menentukan masa depan Anda

Jika pengalaman kerja Anda tidak terlalu mulus, jangan biarkan hal ini mempengaruhi prospek karir Anda. Bila Anda telah memiliki tujuan, fokuslah pada hal ini. Jangan terpaku pada sindroma “saya ini orang malang” jika tidak berhasil mencapai sukses.

f. Ikuti teknik visualisasi cepat ini : gambarkan diri Anda tengah berlari dengan

tim sepak bola

Bayangkan gawang adalah tujuan karir atau keinginan pribadi Anda.

Bayangkan pula diri Anda yang berhasil menggolkan bola ke gawang lawan

g. Kekuatan untuk menang adalah di tangan Anda

Tidak ada seorang pun yang dapat menyerahkan kesuksesan itu pada Anda. Andalah yang harus mewujudkan itu. Melakukan sesuatu adalah satu- satunya cara untuk mencapai tujuan

Artikel Etika Profesi

Kunci Sukses Usaha


William A. Ward pernah berkata, "Ada empat langkah mencapai sukses, yakni perencanaan yang tepat, persiapan yang matang, pelaksanaan yang baik, dan tidak mudah menyerah." Gunakan falsafah Ward ini agar sukses. Perinciannya sebagai berikut :


• Ikuti perkembangan jaman
• Bergabunglah dalam organisasi yang berkaitan dengan bisnis Anda. Banyak membaca dan gali informasi sebanyak mungkin. Internet akan banyak membantu Anda.
• Buat rencana keuangan
• Catat semua pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Buat target jangka pendek dan jangka panjang. Jangan pernah menyerahkan kondisi keuangan pada nasib. Perhitungkan dengan matang.
• Perkirakan aliran uang tunai
• Anda harus bisa memperkirakan aliran uang tunai, paling tidak tiga bulan ke
• depan. Jangan membuat anggarkan pengeluaran yang lebih besar dari itu.
• Bentuk dewan penasehat atau cari tenaga ahli, untuk memberi ide, saran
• atau kritik terhadap Anda dan produk yang ditawarkan
• Mereka bisa berupa teman-teman atau anggota keluarga yang dipercaya.
• Jaga keseimbangan antara kerja, santai, dan keluarga
• Tak perlu ngoyo, karena sesuatu yang dikerjakan dengan ngoyo, hasilnya
• tak akan maksimal. Lagi pula, badan dan otak butuh istirahat.
• Kembangkan jaringan (network)
• Tak ada salahnya berkenalan dan bergaul dengan orang-orang yang berhubungan atau bisa mendukung bisnis Anda. Siapa tahu ada ide yang bisa digali.
• Disiplin/motivasi
• Aspek terberat dalam menjalankan usaha sendiri adalah disiplin atau
• motivasi untuk bekerja secara teratur. Untuk mengatasinya, buatlah daft

Artikel Etika Profesi


Kiat Memulai Usaha
1. START WITH A DREAM
Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started : Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata “tidak bisa” ataupun “tidak mungkin”.

2. LOVE THE PRODUCTS OR SERVICES
Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Enthusiastism and Persistence : Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

3. LEARN THE BASICS OF BUSINESS
Pelajarilah fundamental business. BEYOND THE “BUY LOW, SELL HIGH, PAY LATE, COLLECT EARLY”: Tidak akan ada sukses tanpa ada sebuah pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama 1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar-dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik. Carilah Guru yang baik.

4. WILLING TO TAKE CALCULATED RISKS
Ambillah resiko. The Gaint that u will be able to achieve is directly proportional to the risk taken : Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap resiko yang akan diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan “entrepreneur” dengan “manager”. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan akan mengatur perusahaan yang telah maju.

5. SEEK ADVICE, BUT FOLLOW YOUR BELIEF
Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata-kata kita. Consult Consultants, ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera ke enam-nya. Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangkan usaha pada fase itu.

6. WORK HARD, 7 DAY A WEEK, 18 HOURS A DAY
Kerja keras. Etos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bussinessnya. Melamunkan dan memimpikan kerjanya.

7. MAKE FRIENDS AS MUCH AS POSSIBLE
Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

8. DEAL WITH FAILURES
Hadapi kegagalan. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidak “mematikan”. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bila mana itu sampai terjadi, bersiaplah dan hadapilah !

9. JUST DO IT, NOW!
Lakukanlah sekarang juga. Bila anda telah siap, lakukanlah sekarang juga. Manager selalu melakukan READY-AIM-SHOOT, tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM ! Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita.


Artikel Etika Profesi

Tips Menjadi Jutawan Dengan Bisnis Online


Sekarang ini, ribuan orang aatau orang yang menjadi pemakai internet bermimpi untuk menjadi internet marketer sukses. Hal ini merupakan fakta bahwa mereka dapat bekerja di rumah dengan pemikiran bahwa mereka bisa memiliki kebebasan dalam menjalankan usahanya, meskipun banyak dari mereka yang mempunyai rutinitas kerja. Namun sebagai catatan banyak dari pelaku bisnis online banar-benar menggantungkan penghasilan mereka dari bisnis ini dan tidak mempunyai pekerjaan lainnya.

Awalnya, sebagai pelaku bisnis online Anda akan begitu bersemangat mendedikasikan waktu Anda untuk membangun bisnis Online dan mencapai kesuksesan. Namun, ketika Anda merasa sukses sudah dekat dan bisnis tampaknya akan berjalan mulus pada kenyataannya tidak sejalan dengan penghasilan yang didapat.

Berikut ini beberapa tips besar tentang cara mengatasi masalah online-bisnis dan ide-ide yang akan membawa pemahaman dan pengetahuan Anda dalam perspektif yang berbeda berdasarkan pengalaman para pelaku yang sukses dalam bisnis ini.

Pemahaman atas Pengalaman
Banyak internet marketer gagal dengan bisnis online mereka karena rutinitas buruk mereka. Biasanya, mereka menghabiskan waktu memeriksa email, membaca hal-hal yang tidak perlu dalam forum dan membuang-buang waktu mereka pada surfing. Hal ini merupakan aktivitas sehari-hari para pelaku bisnis online tanpa melakukan apa pun sehubungan dengan usaha mereka untuk mencari profit sehingga yang terjadi adalah kegagalan.
Surfing yang bersih untuk tujuan tidak masuk akal dan tidak berhubungan dengan bisnis Anda tidak akan ada gunanya. Anda harus membatasi diri dari kegiatan semacam ini.

Ambil Tindakan
Cara Anda untuk sukses di Bisnis Online adalah ketika Anda mengambil tindakan. Bahkan berapa banyak pengalaman dan pengetahuan yang Anda dapatkan, tidak ada yang akan terjadi jika Anda tidak menerapkan apa yang telah Anda pelajari. Banyak internet marketer bertanya-tanya mengapa mereka masih gagal dalam Bisnis Online mereka meskipun mereka memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman. Rupanya, mereka tidak mengambil tindakan!
Biasanya mereka selalu rajin belajar terutama setiap ada aplikasi yang baru dan sedang menjadi trend. Diikuti, ada trend baru lagi diikuti lagi sehingga mereka justru tidak focus melakukan yang sudah ada yang jelas – jelas sedah mendatangkan hasil!.
Anda memang harus belajar, jangan merasa puas dengan tingkat keterampilan Anda karena Anda masih dapat meningkatkan kemampuan. Namun dalam bisnis online, TINDAKAN adalah hal PENTING.
Dalam bisnis Online, Anda tidak akan pernah bisa Sukses jika Anda bila tidak mengambil TINDAKAN!

Refreshing
Hal lain yang harus diingat ketika Anda bekerja dengan komputer, adalah apabila Anda sudah bekerja selama 50 menit sebaiknya Anda beristirahat selama 10 sampai 15 menit. Dengan cara ini, Anda bisa keluar dari sistem untuk menyegarkan diri Anda. Karena dengan pikiran yang tegang bila terlalu lama bekerja dengan Komputer maka Anda tidak akan pernah bisa bekerja dengan baik. Sertakan waktu Anda untuk sedikit istirahat. Luangkan waktu untuk menyiapkan segala yang dibutuhkan ketika mengatur bisnis Online. Siapkan diri Anda sehingga Anda akan memiliki arah dan energi untuk mencapai tujuan Anda dan menjadi sukses dalam menjadi jutawan secara online.


Selamat Mencoba dan Sukses untuk Anda!

Selasa, 11 Januari 2011

Artikel Etika Profesi

" Mahasiswa Sempurna "


Sering terlintas di pikiran saya bagaimana sosok mahasiswa yang sempurna. Saya tidak terlalu memikirkannya dan terobsesi menjadi mahasiswa sempurna tersebut. Tapi hanya di saat-saat saya down dan melihat ketidaksempurnaan mahasiswa yang lain, fikiran itu muncul kembali. Em, kali ini sebenernya mungkin bisa dikatakan curhat, tapi juga sebenarnya saya ingin berbagi kepada temen-temen bagaimana sih kriteria mahasiswa yang sempurna itu. Did you Agree?

Jadi mahasiswa sempurna itu…


Otaknya encer, ketika ada pertanyaan dari dosen, ia mampu menjawabnya secara sistematis dan logis

Fikirannya kritis, ketika ada hal yang tidak beres dari presentasi dosen atau mahasiswa lainnya, ia mampu memberikan pelurusan dengan mengajukan pertanyaan atau tanggapan

Suka berbagi, ia mau menyediakan waktu untuk menjelaskan materi kuliah kepada teman-temannya yang belum mengerti sepenuhnya materi kuliah dari dosen. Penjelasannya mudah dimengerti dan disampaikan dengan cara yang unik dan membantu penguasaan materi kuliah dengan baik

Rajin membaca literatur, baik literatur berupa buku rekomendasi dosen, jurnal, maupun artikel ilmiah.

Jadi mahasiswa sempurna itu…


Berjiwa leadership, ia siap menjadi pemimpin ketika teman-temannya membutuhkan. Ia bersedia mencurahkan sebagian besar waktu dan fikirannya untuk menjadi leader bagi tim yang ia pimpin. Ia mampu memberikan tugas kepada masing-masing anggota dengan tepat (the right man in the right place) dan mampu mengontrol perkembangan tugas setiap anggota

Berjiwa wirausahawan, ia tidak lagi menggantungkan hidupnya dari biaya orang tua. Ia mampu menghidupi dirinya sendiri. Ia mampu mengorganisasikan keuangannya secara mandiri sehingga tak ada lagi namanya bokek ketika akhir bulan

Berjiwa sosial, ia akrab dengan teman-teman yang sudah lama dikenalnya, bahkan orang yang baru dikenalnya. Dengan humor yang kocak dan mencairkan suasana, ia mampu membwa suasana obrolan menjadi tidak kaku dan mengalir apa adanya

Berjiwa religi yang kuat, ia rajin beribadah sesuai agama yang ia anut. Misalkan saja ia seorang muslim, rajin beribadah itu dilihat dari ketepatan ia menjalankan shalat lima waktu, dzikir yang ia renungkan setiap ba’da shalat, menjalankan shalat sunnah lainnya. Serta mampu memberikan penjelasan terkait agama Islam kepada teman-temannya yang masih awam.

Berjiwa organisator, ia aktif dalam organisasi dan kegiatan-kegiatan kampus. Baik sekedar menjadi anggota divisi atau menjadi koordinator divisi, atau bahkan ketua umum organisasi/kegiatan. Dengan jiwa leadership dan jiwa kreatifnya, ia mampu membawa organisasi dan kegiatan yang ia ikuti menjadi lebih baik dengan cara yang unik dan menarik.

Jadi mahasiswa sempurna itu…


Berpenampilan baik, dalam artian rapi, sopan, intelek dan kredibel ketika kuliah atau momen formal lainnya, bukan pakai kaos dan sandal, tapi ia memakai kemeja berkerah dan sepatu. Kenapa harus kemeja dan sepatu? Kenapa tidak boleh kaos dan sandal? Ya, stereotype orang rapi di benak orang banyak seperti itu.

Berwawasan luas, ia mampu menanggapi obrolan santai atau bahkan memulai obrolan dengan topik yang disukai oleh lawan bicaranya. Sesekali ia menyampaikan pesan positif tersembunyi di balik obrolannya itu dengan cara yang unik dan mengena di benak lawan bicaranya. Dalam kata lain, selain ia berwawasan luas, ia juga pandai bersilat lidah untuk mempengaruhi lawan bicaranya

Suka bersyukur alias jarang mengeluh di depan publik bahkan jarang. Ia selalu menampakkan energi positif yang ia miliki hari itu. Ia mulai harinya dengan syukur bahwa ia diberi nikmat kehidupan. Selanjutnya ia lakukan aktvitas rutin dengan penuh semangat dan keceriaan. Ia motivasi teman-temannya yang sedang berada/menuju `titik bawah` kehidupannya. Ia tidak mengeluh karena tugas bejibun, ia tidak mengeluh karena banyak kegiatan bejibun, tapi tanpa mengeluh ia kerjakan semua tugas dan kegiatan dengan maksimal.

Manajemen waktu yang baik, ia mampu mengatur slot waktu kesehariannya dengan baik. Misal saja pukul 9 sudah beristirahat, kemudian dini hari ia bangun lagi untuk beribadah malam hari dan mereview materi kuliah sebelumnya dan selanjutnya. Pagi hari ia sarapan dan berolahraga pagi sekedarnya. Masuk kuliah tepat waktu dan membuat catatan selagi dosen menerangkan materi kuliah. Ia rencanakan target hari itu serta plan A dan plan B hari itu dalam benaknya sendiri. Tak ada waktu luang yang ia sia-siakan, ia gunakan setiap waktu yang dimilikinya untuk kegiatan positif, entah baca surat kabar atau mencicil tugas kuliah yang begitu bejibun.

Berprestasi, ia memiliki prestasi yang membanggakan. Baik prestasi akademik yang bersifat lokal, nasional, maupun internasional, maupun prestasi non-akademik. Prestasi akademik seperti juara lomba olimpiade internasional dan prestasi non-akademik seperti juara lomba cerpen nasional. Artikel yang dimuat di surat kabar harian nasional juga merupakan prestasi tersendiri bagi mahasiswa tersebut. Hal itu menunjukkan bahwa tulisannya mampu menembus redaksi nasional serta berhak dan layak dikonsumsi publik.

Akrab dengan dosen, dengan otaknya yang encer dan kepiawaiannya berbicara, ia mampu menarik simpati dosen. Hal ini bukan karena harapan dinaikkannya nilai mata kuliah bersangkutan. Namun hal ini berhubungan dengan relasi dan kemudahan berkomunikasi antara mahasiswa dengan dosen. Jika saja ada satu keperluan seperti meminta rekomendasi tempat kuliah selanjutnya atau kabar pekerjaan freelance yang bersifat proyek dan dikerjakan secara tim dengan dosen bersangkutan.

Punya visi misi yang jelas, bukan visi misi yang diutarakan ketika kampaye sih, tapi lebih ke visi misi hidup. Ia sudah punya tujuan jangka panjang dan tujuang jangka pendek. Langkah detail untuk mencapai masing-masing tujuan itu pun sudah tertulis dengan baik. Dalam kata lain, dalam benaknya sudah terpikirkan alur hidup bagaimanakah yang akan ia jalani nanti. Baik 5 tahun ke depan, 10 tahun ke depan, bahkan 20 tahun setelah ini


Jadi mahasiswa sempurna itu…


Keberadaannya dibutuhkan. Kalau dalam agama Islam, predikat orang itu yakni orang halal. Orang halal itu bukan berarti halal dimakan, tapi orang itu dibutuhkan kehadirannya dalam suatu lingkungan. Adaaa aja yang kurang ketika orang tersebut tidak hadir. Seakan-akan bertemu dan ngobrol dengan orang ini menjadi asupan wajib sehari-hari.


Mudah - Mudahan Kita semua menjadi MAHASISWA YANG SEMPURNA !!!!



Artikel Etika Profesi

IPK tinggi dan Organisasi Mahasiswa Mana yang lebih Penting?

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
Sebelum memilih mana yang lebih berguna diantara keduanya, kita perlu mengetahui latar belakang mengenai IPK tinngi dan organisasi kemahasiswaan.

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
IPK singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif merupakan ukuran kemampuian mahasiswa sampai pada periode tertentu yang dihitung berdasarkan jumklah SKS (Satuan Kredit Semester ) tiap mata kuliah yang telah ditempuh. Ukuran nilai tersebut akan dikalikan dengan nilai bobot tiap mata kuliah kemudian dibagi dengan jumlah SKS mata kuliash yang telah ditempuh dalam periode tersebut.

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
IPK dapat diperoleh dengan adanya kerjasama antara dosen dan mahasiswa. Dosen akan memberikan nilai kepada mahasiswa sebelum kuliah dimulai pada awal semester. Biasanya para dosen menetapkan atuaran selama kuliah berlangsung yang akan disepakati keduanya pada semester tersebut. Aturan itu bisa terdiri dari

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
A. Attendance
Kehadiran mahasiswa tiap jam pekuliahan ini tidak hanya kehadiran yang dinilai oleh dosennya tetapi juga adanya keaktifan mahasiwa selama jam perkuliahan berlangsung
B. Tugas
Dosen akan memberi tugas kepada mahasiswa. Tugas bisa dikerjakan tiap individu atau kelompok tergantung dosen pengamnpu.
C. Nilai UTS ( Ujian Tengah Semester )
Ini dilaksanakan tiap tengah semester. Beberapa dosen ada yang memberikan soal UTS tapi ada juga yang tidak
D. Nilai UAS( Ujian Akhir Semester )
Nilai ini akan diperoleh mahasiwa pada akhir asemester dengan mengikuti ujian yang dilaksanakan oleh masing - masing dosen.

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
IPK tinggi dapat diperoleh mahasiswa jika tiap aturan dan nilai telah dicapai dengan hasila yang memuasakan ( maksimal ).
IPK ini dibagi dengan 3 tahap predikat kelulusan
1. 3,51 - 4,00 = predikatnya: lulus dengan pujian
2. 2,76 - 3,50 = predikatnya : sangat memuaskan
3. 2,00 - 2,75 = predikatnya : memuaskan
Organisasi kemahassiswaan
Organisasi kemahasiswaaan merupakn suatu bentuk aktiifitas ekstra kulrikuler dengan maksud untuk mengembangkan potensi diri mahasiswa kearah peningkatan wawasan, rasa keagamaan, nilai sosial dan kesetiakawanan kemanusiaan, pemupukan minat serta pelestaruian sumber daya alam. Fungsi dari organisasi kemahasiswaan adalah sebagai manifestasi penyiapan diri untuk menjadi seseorang yang lebih dewasa dan mandiri setelah menyelesaikan studi dan kembali ke masyarakat.

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
Organisasi kemahasiswaan pada tingkat universitas terbagi atas 2 bentuk yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa yang sering di sebut dengan BEM dan Unit Unit Kgiatan Mahasiswa ( UKM ). Kegiatan ini dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional yang dapat dilaksanakan didalam mauun diluar kampus. Kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mendapatka SKS.

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
Menurut saya, antara IPK tinggi dan Organisassi Mahasiswa, keduanya sama - sama berguna bagi tiap mahasiswa karena keduanya mempunyai tujuan yang poitif bagi mahasiswa . IPK tinggi dan orgasnisasi salin berhubungan erat dalam menempuh kesuksesan seorang mahasiswa. IPK tinggi sangat berguna jika mahasiswa ingin melamar pekerjaan sesuai bidangnya, kemungkinan besar mereka akan diterima disetiap[ pekerjaa yang diminati
Organmisasi kemahasiswaaan juga sama pentingnya dengan IPK tinggi . Dilihat dar
fungsinya bahwa organisasi ini merupakan bentuk manifestasi penyiapa diri mahasiswa untuk menjadi agent of change setelah menyelesaikan studi hingga kembali ke masyarakat. Dengan berorganisasi kita akan mendapat berbagai pengalaman, pengetahuan serta channels untuk kedepannya nanti setelah lulus.

IPK tinggi dan organisasi mahasiswa mana yang lebih berguna oleh Naili Nor Rokhmawati
Dizaman serkarang ini channels sangat membantu untuk melangkah kedepan. Kita dapat lebih mudah mendapat pekerjaan yang sesuai dengan bidang kita jikakita mempunyai IPK tinggi dan channel diperoleh dari pengalaman berorganisasi.

Semoga bermanfaat bagi yang telah membacanya !!!

Senin, 03 Januari 2011

Artikel Etika Bisnis

Artikel Tentang Etika Bisnis

Penting di baca buat nambah pengetahuan !!!!

Pengertian etika berbeda dengan etiket. Etiket berasal dari bahasa Prancis etiquette yang berarti tata cara pergaulan yang baik antara sesama menusia. Sementara itu etika, berasal dari bahasa Latin, berarti falsafah moral dan merupakan cara hidup yang benar dilihat dari sudut budaya, susila, dan agama.

Etika merupakan filsafat / pemikiran kritis dan rasional mengenal nilai dan norma moral yg menentukan dan terwujud dalam sikap dan pada perilaku hidup manusia, baik secara pribadi maupun sebagai kelompok.(sebuah ilmu : pengejawantahan secara kritis ajaran moral yang dipakai).

Mengapa Etika Bisnis Diperlukan ?

1. Para Pelaku Bisnis dituntut Profesional

2. Persaingan semakin tinggi

3. Kepuasan konsumen faktor utama

4. Perusahaan dapat dipercaya dalam jangka panjang

5. Mencegah jangan sampai dikenakan sanksi-sanksi pemerintah pada akhirnya mengambil keputusan.

Sikap Bisnis Ditunjukan Dalam Hal

-Intergrity : Bertindak jujur & benar

-Manner : Tidak Egois

-Personality : Kepribadian

-Aparance : Penampilan

-Consideration : Memahami sudut pandang lain dalam berfikir selama berbicara.

Etika Bisnis Dlm Penggunaan Hak Milik Intelektual :

1.Hak Cipta : Pencipta / penerima hak untuk mengumumkan ciptaannya.

2.Hak Paten : Negara ; penemuan teknologi

3.Hak Merek : Tanda , gambar, tulisan, pembeda barang & jasa.

Bisnis ; “Business” ; Kegiatan Usaha.

Bisnis ; Kegiatan yang bertujuan mengutamakan keuntungan dengan memperhitungkan rugi laba, mengutamakan What I Have To Get , Not What I have To Do.

Kegiatan Bisnis Di Kelompokan Dalam 3 Bidang :

1.Kegiatan Perdagangan : jual-beli

2.Bisnis dalam arti kegiatan industri

3.Bisnis dalam arti kegiatan jasa-jasa.

Mempraktikkan bisnis dengan etiket berarti mempraktikkan tata cara bisnis yang sopan dan santun sehingga kehidupan bisnis menyenangkan karena saling menghormati. Etiket berbisnis diterapkan pada sikap kehidupan berkantor, sikap menghadapi rekan-rekan bisnis, dan sikap di mana kita tergabung dalam organisasi. Itu berupa senyum — sebagai apresiasi yang tulus dan terima kasih, tidak menyalah gunakan kedudukan, kekayaan, tidak lekas tersinggung, kontrol diri, toleran, dan tidak memotong pembicaraan orang lain.

Dengan kata lain, etiket bisnis itu memelihara suasana yang menyenangkan, menimbulkan rasa saling menghargai, meningkatkan efisiensi kerja, dan meningkatkan citra pribadi dan perusahaan. Berbisnis dengan etika bisnis adalah menerapkan aturan-aturan umum mengenai etika pada perilaku bisnis. Etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban, prinsip-prinsip dan aturan-aturan.

Jika aturan secara umum mengenai etika mengatakan bahwa berlaku tidak jujur adalah tidak bermoral dan beretika, maka setiap insan bisnis yang tidak berlaku jujur dengan pegawainya, pelanggan, kreditur, pemegang usaha maupun pesaing dan masyarakat, maka ia dikatakan tidak etis dan tidak bermoral.

Intinya adalah bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri untuk dapat menjalani bisnis dengan baik dengan cara peka dan toleransi. Dengan kata lain, etika bisnis untuk mengontrol bisnis agar tidak tamak. Bahwa itu bukan bagianku. Perlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.

Pelanggaran etika bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk meraih keuntungan, masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral.

Praktik curang ini bukan hanya merugikan perusahaan lain, melainkan juga masyarakat dan negara. Praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) tumbuh subur di banyak perusahaan.

Ketika ekonomi Indonesia tumbuh pesat dalam sepuluh tahun terakhir, banyak pendatang baru di bisnis. Ada pedagang yang menjadi bankir. Banyak juga pengusaha yang sangat ekspansif di luar kemampuan. Mereka berlomba membangun usaha konglomerasi yang keluar dari bisnis intinya tanpa disertai manajemen organisasi yang baik. Akibatnya, pada saat ekonomi sulit banyak perusahaan yang bangkrut.

Pelanggaran etik bisnis di perusahaan memang banyak, tetapi upaya untuk menegakan etik perlu digalakkan. Misalkan, perusahaan tidak perlu berbuat curang untuk meraih kemenangan. Hubungan yang tidak transparan dapat menimbulkan hubungan istimewa atau kolusi dan memberikan peluang untuk korupsi.

Banyak perusahaan-perusahaan yang melakukan pelanggaran, terutama dalam kinerja keuangan perusahaan karena tidak lagi membudayakan etika bisnis agar orientasi strategik yang dipilih semakin baik. Sementara itu hampir 61.9% dari 21 perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEJ tidak lengkap menyampaikan laporan keuangannya (not avaliable).

Tingkat perhatian perusahaan terhadap perilaku etis juga sangat menentukan karena dalam jangka panjang bila perusahaan tidak concern terhadap perilaku etis maka kelangsungan hidupnya akan terganggu dan akan berdampak pula pada kinerja keuangannya.

Hal ini terjadi akibat manajemen dan karyawan yang cenderung mencari keuntungan semata sehingga terjadi penyimpangan norma-norma etis. Segala kompetensi, keterampilan, keahlian, potensi, dan modal lainnya ditujukan sepenuhnya untuk memenangkan kompetisi.

”Pelanggaran etika perusahaan terhadap pelanggannya di Indonesia merupakan fenomena yang sudah sering terjadi. Contoh terakhir adalah pada kasus Ajinomoto. Kehalalan Ajinomoto dipersoalkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada akhir Desember 2000 setelah ditemukan bahwa pengembangan bakteri untuk proses fermentasi tetes tebu (molase), mengandung bactosoytone (nutrisi untuk pertumbuhan bakteri), yang merupakan hasil hidrolisa enzim kedelai terhadap biokatalisator porcine yang berasal dari pankreas babi,”.

Kasus lainnya, terjadi pada produk minuman berenergi Kratingdeng yang sebagian produknya diduga mengandung nikotin lebih dari batas yang diizinkan oleh Badan Pengawas Obat dan Minuman. ”Oleh karena itu perilaku etis perlu dibudayakan melalui proses internalisasi budaya secara top down agar perusahaan tetap survive dan dapat meningkatkan kinerja keuangannya,”.

Pengaruh budaya organisasi dan orientasi etika terhadap orientasi strategik secara simultan sebesar 65%. Secara parsial pengaruh budaya organisasi dan orientasi etika terhadap orientasi strategik masing-masing sebesar 26,01% dan 32,49%. Hal ini mengindikasikan bahwa komninasi penerapan etika dan budaya dapat meningkatkan pengaruh terhadap orientasi strategik. ”Hendakn ya perusahaan membudayakan etika bisnis agar orientasi strategik yang dipilih semakin baik. Salah satu persyaratan bagi penerapan orientasi strategik yang inovatif, proaktif, dan berani dalam mengambil risiko adalah budaya perusahaan yang mendukung,”.

Dari mana upaya penegakkan etika bisnis dimulai? Etika bisnis paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. Pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya. Selain itu, etika bisnis harus dilaksanakan secara transparan. Pemimpin perusahaan seyogyanya bisa memisahkan perusahaan dengan milik sendiri. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang.

Etika bisnis tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sangsi. Kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Repotnya, norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sangsi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan.

Upaya yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk menegakkan budaya transparansi antara lain:

  1. Penegakkan budaya berani bertanggung jawab atas segala tingkah lakunya. Individu yang mempunyai kesalahan jangan bersembunyi di balik institusi. Untuk menyatakan kebenaran kadang dianggap melawan arus, tetapi sekarang harus ada keberanian baru untuk menyatakan pendapat.
  2. Ukuran-ukuran yang dipakai untuk mengukur kinerja jelas. Bukan berdasarkan kedekatan dengan atasan, melainkan kinerja.
  3. Pengelolaan sumber daya manusia harus baik.
Visi dan misi perusahaan jelas yang mencerminkan tingkah laku organisasi.


Sumber : http://google.wordpress.com/2008/01/05/etika-bisnis/
wikipedia.com/etika-bisnis/