Sabtu, 13 November 2010

TUGAS ETIKA PROFESI AKUNTANSI ( I )

I. Pengertian ETIKA


Pengertian ETIKA menurut :

1. Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

2. Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

3. Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalamhidupnya

4. K. Bertens : etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan.

5. Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta, sejak 1953) : etika mempunyai arti sebagai : ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)

6. Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988) :
• ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak)
• kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak
• nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat


II. Contoh etika dan penerapannya di masyarakat

- Etika tidak terbatas pada cara yang dilakukannya suatu perbuatan; etika memberi norma tentang perbuatan itu sendiri. Etika menyangkut masalah apakah suatu perbuatan boleh dilaukan, ya atau tidak.
contoh: Berbicara kotor’ tidak pernah diperbolehkan. ’Jangan berbicara kotor’ merupakan suatu norma etika. Tidak peduli orang berbicara kotor pada orang yang dikenal maupun orang tak dikenal.

- Etika selalu berlaku, juga kalau tidak ada saksi mata. Etika tidak tergantung pada hadir tidaknya orang lain.
Contoh :Perintah untuk mengembalikan barang orang lain atau barang yang dipinjam dari orang lain selalu berlaku. Tidak peduli orang tersebut lupa atau tidak.
- Etika jauh lebih absolut.
Contoh :’Jangan berzina’, ’Jangan selingkuh’, ’Jangan memfitnah’ merupakan prinsip-prinsip etika yang tidak bisa ditawar-tawar atau mudah diberi ’dispensasi’

- Etika berprilaku baik
Contoh : membuang sampah pada tempatnya, berjalan di trotoar bukannya di badan jalan, tidak merusak tanaman

- Etika dapat dibedakan antara Etika perangai dan Etika moral.

1.Etika Perangai
Etika perangai adalah adat istiadat atau kebiasaan yang menggambarkan perangai manusia dalam hidup bermasyarakat di daerah-daerah tertentu. Pada waktu tertentu pula. Etika perangai tersebut diakui dan berlaku karena disepakati masyarakat berdasarkan hasil penilaian perilaku. Contoh Etika perangai adalah :
(a)Berbusana adat
(b)Pergaulan muda-mudi
(c)Perkawinan semenda
(d)Upacara adat

2.Etika Moral
Etika moral berkenaan dengan kebiasaan berperilaku baik dan benar berdasarkan kodrat manusia. Apabila Etika ini dilanggar timbulah kejahatan, yaitu perbuatan yang tidak baik dan tidak benar. Kebiasaan ini berasal dari kodrat manusia yang disebut moral. Contoh Etika moral adalah :
(a)Berkata dan berbuat jujur
(b)Menghargai hak orang lain
(c)Menghormati orang tua atau guru
(d)Membela kebenaran dan keadilan
(e)Menyantuni anak yatim / piatu

III. Contoh etiket dan penerapannya di masyarakat

- Etiket menyangkut cara suatu perbuatan harus dilakukan manusia. Etiket menunjukkan cara yang tepat, artinya cara yang diharapkan serta ditentukan dalam suatu kalangan tertentu.
Contoh :Seseorang yang bertamu ke rumah orang lain, harus mengetuk pintu dulu sebelum masuk atau memberi salam. Dianggap melanggar etiket jika tamu langsung masuk dan duduk tanpa dipersilahkan terlebih dahulu. Atau langsung masuk rumah dan berkata “Dimana si A?” atau “Saya mencari si A”
*Etiket hanya berlaku dalam pergaulan. Apabila tidak ada orang lain hadir atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku.
Contoh :Jika di restoran mewah atau perjamuan para pejabat, orang tidak diperkenankan makan dengan tangan. Dianggap melanggar etiket jika makan tidak pakai sendok dan garpu.

- Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam satu kebudayaan bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain.
Contoh :Memakai pakaian terbuka bagi budaya timur tengah tidak diperbolehkan tetapi bagi budaya barat itu hal yang biasa.

- Etiket sopan santun
Contoh :menghormati orang tua, berbakti kepada mereka dan tutur kata uyang baik

- Etiket tata krama
Contoh : jika masuk ke rumah, selalu mengucapkan salam

IV. Pengertian Hedonisme

Hedonisme adalah pandangan hidup yang menganggap bahwa kesenangan dan kenikmatan materi adalah tujuan utama hidup.

Menurut saya, seseorang yang mempunyai pandangan hidup seperti itu sangatlah salah karena pandangan seperti itu akan membuat kita menjadi pemalas yang akhirnya hanya memikirkan kesenangan duniawi saja. Padahal kita pun harus memikirkan pertanggungjawaban di akhirat nantinya. Seharusnya kita mempunyai pandangan bagaimana kita bisa merasakan kesenangan duniawi maupun kesenangan di akhirat nantinya karena kesenangan duniawi hanyalah bersifat sementara. Di saat kita menjadi orang kaya yang bisa melakukan apapun tanpa harus memikirkan bagaimana kita nantinya saat keadaan itu berbalik, pasti ketika kita mengalami kebangkrutan, kita akan kebingungan dan tidak bisa menghadapi kenyataan kalau kita sudah bangkrut dan tidak bisa bersenang – senang kembali. Kesenangan itu didapat bukan dengan cara berfoya – foya, pesta pora, dan lainnya, namun kesenangan itu didapat karena rasa nyaman saat kita bercengkrama bersama teman, sahabat, keluarga, pacar.


http://www.scribd.com/doc/8365104/PENGERTIAN-ETIKA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar